WONOSOBO - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambut baik rencana KPU yang menerapkan satu parpol dengan satu rekening bank. Beberapa waktu lalu, KPU berencana akan memberlakukan aturan satu partai satu rekening bank.
Menurut KPU aturan ini dimaksudkan untuk melakukan pencegahan terhadap praktek pencucian uang.
Wakil Bendahara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, Priatno Edi Kuncoro mengatakan pihaknya siap jika aturan KPU tersebut jadi dilaksanakan. "Jika untuk kepentingan transparansi dana kampanye, kami siap melaksanakan rencana KPU tersebut," ujarnya saat lounching Caleg PKS Wonosobo, Minggu (03/08/2008).
Namun, dia memprediksi akan menemui kesulitan jika semua transaksi selama masa kampanye dilakukan dalam satu rekening. "Jika transaksi untuk membiayai kampanye dari tingkat kabupaten sampai nasional dikeluarkan dari satu rekening ini jelas sangat menyulitkan partai," ujarnya.
Partainya sudah menyiapkan rekening kampanye disemua level kepengurusan dan siap melaporkan pada publik. "Dulu laporan penggunaan dana kampanye hanya dilakukan oleh pengurus pusat, tapi jika sekarang semua level harus melaporkan dana kampanye kami juga siap," ujarnya.
Terkait pelaporan penggunaan dana kampanye, partainya baru saja menyelenggarakan pelatihan pelaporan keuangan bagi bendahara tiap propinsi. Dengan pelatihan ini, diharapkan masing-masing level kepengurusan partai bisa melaksanakan pelaporan sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Pada intinya kami akan menyeleksi sumber-sumber dana parpol, dan berlaku teliti terhadap semua penggunaan dana dalam partai," ujarnya. (Nazarudin Latief/Sindo/uky)
Tampilkan postingan dengan label Okezone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Okezone. Tampilkan semua postingan
Minggu, 03 Agustus 2008
DPD PKS Bandung Dilempar Bom Molotov
BANDUNG - Kantor DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jalan Kinanti, Bandung Tengah, pukul 20.00 WIB dilempar bom dua bom molotov. Bom tersebut dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
"Saat itu suasana kantor memang ramai, karena kita habis kampanye. Tiba-tiba, ada orang menggunakan motor berhenti di depan kantor dan meleparkan ke arah ke arah kita," kata Taufik (36), kader PKS yang ditemui di lapangan, Jumat (1/8/2008).
Dia menjelaskan, jenis botol yang digunakan yakni botol minuman energy dan minuman ringan.
"Kita kemudian melakukan pengejara, namun pelaku pintar memanfaatkan kegelapan malam. Sehingga kita kehilangan jejak," tandasnya. (uky)
"Saat itu suasana kantor memang ramai, karena kita habis kampanye. Tiba-tiba, ada orang menggunakan motor berhenti di depan kantor dan meleparkan ke arah ke arah kita," kata Taufik (36), kader PKS yang ditemui di lapangan, Jumat (1/8/2008).
Dia menjelaskan, jenis botol yang digunakan yakni botol minuman energy dan minuman ringan.
"Kita kemudian melakukan pengejara, namun pelaku pintar memanfaatkan kegelapan malam. Sehingga kita kehilangan jejak," tandasnya. (uky)
Sabtu, 26 Juli 2008
PKS-PPP Usung Pasangan Birokrat Subang
SUBANG - Koalisi Duo Partai Politik, PKS-PPP resmi mengusung pasangan calon Bupati dan wakil Bambang Heryanto-Alma Lucyati pada Pilkada Subang mendatang. Keduanya berasal dari kaum birokrat di lingkungan Pemkab Subang.
Saat ini Bambang Heryanto menjabat Sekretaris Daerah Pemkab sementara Alma Lucyati (Lusi) merupakan Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Subang. Menurut Ketua DPC PPP Subang, Hasanudin Missilu penetapan pasangan koalisi PKS dengan PPP tersebut diputuskan pada rapat internal dua partai di kediaman Kader PKS, Encep Sugiana di
Perum P dan K kelurahan Dangdeur, Kecamatan Subang. Dalam rapat yang digelar sejakselama empat jam itu selain nama Alma Lucyati, kandidat Calon Bupati yang akan dipasangkan dengan Bambang Heryanto adalah Abdul Qadir dan Syarif Hidayat. "Kita sepakati dan putuskan ibu Lusi, panggilan Alma Lucyati, yang akan mendampingi Pak Bambang Heryanto," ujar Hasanudin.
Hasan menjelaskan, terpilihnya Lusi sebagai pendamping Bambang, tidak serta merta dua nama lainya tidak masuk dalam kriteria. Namun, imbuh Hasan, nama Lusi dianggap refresentatif sebagai calon wakil bupati. Hasan juga membantah, jika munculnya nama Lusi dianggap mendadak dan terkesan karena panik.
"Tidak benar kalau ini disebut ujug-ujug (tiba-tiba), sebelumnya kita sudah lakukan kajian dan survey cukup lama," tegasnya. (Annas Nasrullah/Sindo/fit)
Sumber : http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/07/26/1/131172/pks-ppp-usung-pasangan-birokrat-subang
Saat ini Bambang Heryanto menjabat Sekretaris Daerah Pemkab sementara Alma Lucyati (Lusi) merupakan Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Subang. Menurut Ketua DPC PPP Subang, Hasanudin Missilu penetapan pasangan koalisi PKS dengan PPP tersebut diputuskan pada rapat internal dua partai di kediaman Kader PKS, Encep Sugiana di
Perum P dan K kelurahan Dangdeur, Kecamatan Subang. Dalam rapat yang digelar sejakselama empat jam itu selain nama Alma Lucyati, kandidat Calon Bupati yang akan dipasangkan dengan Bambang Heryanto adalah Abdul Qadir dan Syarif Hidayat. "Kita sepakati dan putuskan ibu Lusi, panggilan Alma Lucyati, yang akan mendampingi Pak Bambang Heryanto," ujar Hasanudin.
Hasan menjelaskan, terpilihnya Lusi sebagai pendamping Bambang, tidak serta merta dua nama lainya tidak masuk dalam kriteria. Namun, imbuh Hasan, nama Lusi dianggap refresentatif sebagai calon wakil bupati. Hasan juga membantah, jika munculnya nama Lusi dianggap mendadak dan terkesan karena panik.
"Tidak benar kalau ini disebut ujug-ujug (tiba-tiba), sebelumnya kita sudah lakukan kajian dan survey cukup lama," tegasnya. (Annas Nasrullah/Sindo/fit)
Sumber : http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/07/26/1/131172/pks-ppp-usung-pasangan-birokrat-subang
Langganan:
Postingan (Atom)